God is in the details

― Thamarai Niah Gaurangi
The eldest of Gaurang's here. Thank you for coming here to get to know me more. So, What do you want to see first here? Lemme know if you need some help.

First, Lemme check your passport please

INFORMASI

Kepribadian yang tampak lembut dan menerima siapapun diluar, namun dalamnya penuh dengan tekanan dan pikiran bercabang.Tuntutan sebagai anak pertama telah turun sejak adiknya lahir ke dunia. Ia bukan lagi bocah yang bisa mendapat atensi lebih hanya untuk memuaskan hasrat manja layaknya anak kecil pada umumnya.Niah harus bersikap bak orang dewasa bahkan di usianya yang masih muda.

INFORMASI DASAR

NamaThamarai Niah Gaurangi
γ…€Niah / Ara
Tempat LahirSurabaya, Jawa Timur
Tanggal Lahir10 September 1993
ZodiakVirgo
GenderPerempuan
Golongan DarahB
SexualityHeteroseksual
Tinggi Badan158 cm (5'2β€³)
Berat Badan41 kg (90 lbs)
AgamaKatolik
OccupationTour Operations Manager of Bluehaven Journey

Ramah, hangat, dan mudah menyesuaikan diri dengan siapa punβ€”begitulah kesan pertama yang selalu melekat pada Niah. Ia piawai menghidupkan suasana, terutama saat percakapan mulai terasa kaku. Candaan orang lain dengan sigap ia sambut, bahkan tak jarang ia tampak terlalu cepat terpancingβ€”antara sekadar berpura-pura kesal atau benar-benar hanyut dalam momen. Justru di situlah pesonanya; Niah terasa begitu hidup, begitu dekat.Tak mengherankan bila banyak orang merasa betah berada di sisinya. Senyumnya tampak tulus, ucapannya ringan, seolah tak pernah dibebani apa pun. Ia memahami cara memperlakukan orang lain dengan baik, seakan mampu membaca batas serta kebutuhan setiap individu yang ditemuinya.Namun, semua itu tak lebih dari topeng yang dikenakannya dengan sempurna. Begitu sempurna hingga hampir tak memberi ruang bagi siapa pun untuk mengintip apa yang tersembunyi di baliknya. Pada dasarnya, Niah bukanlah sosok yang terbukaβ€”ia hanya terampil memainkan perannya.Di balik hiruk-pikuk yang ia bangun, tersimpan sisi dirinya yang memilih sunyi. Ia tak benar-benar membiarkan orang lain mendekat terlalu jauh. Dengan caranya sendiri, Niah membatasi, menyaring, dan menjaga jarak. Bukan karena ia menolak kehadiran banyak orang, melainkan karena ia lebih akrab dengan kesunyian yang sepenuhnya ia pahami.Mungkin, baginya, bersikap ramah adalah cara paling aman untuk tetap terhubung tanpa harus benar-benar terikat. Sebab semakin seseorang mendekat, semakin besar pula peluang bagi mereka untuk melihat sisi dirinya yang selama ini ia lindungi.Dan Niah… belum tentu siap menghadapi hal itu.

KISAH HIDUP

Lahir di sebuah wilayah yang dijuluki dengan Kota Atlas, nona jenama Senara Adiratu Gaurika Liemandjaja tumbuh menjadi sosok perempuan yang mengutamakan keluarga diatas lainnya.Terlepas dari tuntutan yang menekan hidupnya, Senara tetaplah hanya seorang anak yang ingin mewujudkan cita-citanya. Bahkan dengan keteguhan hati dan dorongan semangat dari teman masa kecilnya tetap tak membuat Senara bisa meraih mimpinya.

APA YANG TERJADI?

"Aku.. gak bisa,"γ…€"Gak ada yang namanya gak bisa sebelum mencoba. Aku percaya kamu, Ratu."Belajar dengan giat menjadi hal yang selalu dilakukan oleh Senara disela waktu luangnya. Ia memiliki target dan impian yang harus dikejar. Meski tidak tahu apakah kedua orangtuanya akan merestui atau tidak nanti, setidaknya ia harus bisa membuktikan dahulu 'kan?Dari yang memiliki banyak waktu untuk mengikuti les, satu persatu pun mulai tumbang dan hanya fokus les di bidang pendidikan serta berkuda. Semua itu Senara lakukan supaya dapat mempertegas keinginannya menuju sekolah impian."Aku lolos! Kukuh kamu harus tau aku..."Tepat di hari pengumuman, datang kabar buruk yang sangat tidak ingin ia dengar. Senara bingung. Haruskah ia berbahagia atau bersedih atas kepergian teman yang sudah menemaninya sejak kecil untuk selamanya? Tetapi lelaki yang lahir berjarak sehari darinya itu jelas akan senang atas pencapaiannya ini 'kan?Satu-satunya sosok yang tahu mengenai impiannya. Satu-satunya teman yang bisa ia taruh kepercayaan sepenuhnya. Satu-satunya... sekarang sudah tidak bersama dengannya lagi.Dengan siapa lagi Senara harus bercerita tentang impiannya?

BAGAIMANA HIDUP YANG IA LEWATI?

Perdebatan tak dapat dihindari mengenai keputusan masa depan yang harus Senara jalani. Berbagai argumen diberikan olehnya yang hanya berujung pada keputusan di tangan sang ayah.Ia gagal. Senara gagal untuk mempertahankan mimpinya.Hari-hari perkuliahan tampak berjalan begitu cepat seolah Senara tidak begitu menikmati masa-masa yang telah dilewati. Setengah hatinya berkata bahwa ia masih kesal dan mengingat perjuangannya untuk mendapatkan yang diinginkan. Namun setengah hatinya pula tidak ingin membuat keluarganya kecewa bahwa ia tidak bisa menjadi contoh yang baik.Selepas kelulusan dari perguruan tinggi, Senara langsung ditempatkan bekerja dibawah asuhan sang ayah. Tak jarang juga dirinya mendapati orang-orang yang bermuka dua selama disana. Jika bisa pun ia tak ingin berada di tempat yang tak diinginkannya. Itu sangat membuatnya sesak.γ…€"Sena sayang...""Kenapa harus aku, Ma? Kenapa harus selalu aku yang ngalah?"Tahun demi tahun terus berlalu. Mengapa di era yang mulai menunjukan peradaban maju ini masih saja ada yang namanya perjodohan? Senara tahu kalau perjodohan dalam dunia bisnis adalah hal yang biasa. Tetapi ia tidak menyangka bahwa itu akan terjadi padanya juga.Lelah. Rasanya sudah lelah berada di pihak yang selalu mengalah dan menuruti kemauan saja. Hingga sebuah persyaratan akhirnya ia berikan jika ingin menerima perjodohan tersebut. Setelah diberi waktu untuk berpikir, kedua orangtuanya menyetujui persyaratannya. Dengan catatan, Senara harus menikah dahulu baru bisa pergi belajar ke Le Cordon Bleu di Perancis. Meski tidak bisa mengambil program studi di jenjang yang lebih tinggi, rasanya ia masih bersyukur diizinkan untuk memenuhi impiannya yang sempat tertunda.Sembilan bulan lamanya si sulung habiskan tinggal di negeri orang sendiri walau sudah memiliki suami. Beruntung yang dijodohkan untuknya adalah orang yang ia kenal semasa kuliah. Sudah jauh-jauh belajar di La France hanya untuk mendapati dirinya kembali duduk di balik meja kerja saat balik ke Indonesia. Memang tidak sebanyak kedatangannya saat sebelum menikah. Tetapi tetap saja..."Aku pikir aku bisa ngasih kepercayaanku ke kamu. Ternyata aku salah ya,"γ…€"Maaf, Sena...""Biar aku yang ngomong ke Papa lalu urus surat cerainya. Semoga kamu lebih bahagia sama dia."Pernikahan selama dua tahun kandas begitu saja dalam satu malam. Senara paling tidak suka dibohongi terlebih kepada sosok yang sudah sangat ia beri kepercayaan untuk dijaga erat. Jika sudah seperti ini, kepada siapa lagi dirinya harus percaya selain keluarga?Kukuh sudah tidak ada lagi dihidupnya sejak lama. Senara merasa sudah tidak punya safe placenya lagi.Siapa sangka ditengah masalah yang kembali ia hadapi, Sang Kuasa masih sempat memberi anugerah ke dalam hidupnya. Hamil disaat harus memutuskan berpisah jelas menjadi keadaan yang sangat berat bagi Senara. Bahkan ia meminta kedua orangtuanya untuk tetap diam selama proses perceraian sampai selesai.Senara tidak pernah berpikir bahwa hal ini akan terjadi. Namun jika Tuhan sudah menitipkan padanya, tentu harus ia jaga dengan baik 'kan?Barangkali teman masa kecilnya yang sudah tenang disana meminta tolong pada Tuhan untuk membawakannya seorang teman yang bisa menemani dan memulihkan kepercayaannya kembali.

KELUARGA

Dikenal sebagai pasutri yang mendidik ketiga anaknya dengan cara mereka sendiri. Indra Basukarna Liemandjaja menikah dengan Kirana Aristawidya Wangsaatmaja selepas saling mengenal di bangku pendidikan yang sama di salah satu universitas ternama daerah Yogyakarta.Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, Indra membantu menjalankan bisnis keluarga bersama Surendra sedangkan Kirana menjadi seorang seniman tari dan penerus dari Helmawati Dance Academy.

Summer Adiratna Zevanya Liemandjaja

SΓ©arlait Adirasha Kushielysia Liemandjaja

SΓ©arlait Adirasha Kushielysia Liemandjaja